Mudik adalah kegiatan perantau/ pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Tradisi mudik hanya ada di Indonesia.
Transportasi Mudik
Beban yang paling berat yang dihadapi dalam mudik adalah penyediaan sistem transportasinya karena secara bersamaan jumlah masyarakatmenggunakan angkutan umum atau kendaraan melalui jaringan jalan yang ada sehingga sering mengakibatkan penumpang/pemakai perjalanan menghadapi kemacetan, penundaan perjalanan.
Puncak, Jawa Barat - Pulang ke kampung halaman adalah ritual wajib bagi banyak kalangan di Indonesia ketika Lebaran tiba. Tetapi, sesungguhnya, ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum dan ketika perjalanan berlangsung. Apa sajakah itu?
Persiapan Kendaran :
1. Periksakan mobil ke bengkel resmi sebelum memulai ritual mudik.
2. Pastikan kembali sesaat sebelum mengemudi untuk :
- Fungsi Lampu Besar, Lampu Belakang, Lampu Rem, Klakson, Wiper, Rem, Kopling, Trun Signal (sien), Kaca Spion dan Seat Belt.
- Kecukupan Oil Mesin, Oil Mesin, Oil Transmisi, Oil Power Steering, Minyak Rem, Minyak Kopling, Air Battery, Air Radiator dan Air Wiper, Tekanan Angin Ban.
- Kelengkapan Perlatan seperti : Kunci Roda, Dongkrak, Ban Serep, Alat P3K, Pengaman Segitiga dan Alat Pemadam Kebaran/Api.
3. Pastikan STNK dan SIM dibawa serta
Persiapan Informasi :
1. Tentukan rute perjalanan, lengkapi dengan peta mudik atau sistem navigasi satelit (GPS)
2. Buat jadwal perjalanan lengkap dengan waktu dan jarak tempuh
3. Ketahui lokasi-lokasi penting di setiap daerah yang dilalui, antara lain : SPBU, ATM, Rumah Makan, bengkel resmi Chevrolet terdekat, dan tempat ibadah.
Persiapan Pribadi :
1. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima (fit) dan siap mengemudi
2. Tidak mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk atau minuman ber-alkohol
3. Barang bawaan tidak melebihi spesifikasi kapasitas kendaraan.
Saat Mengemudi :
1. Atur posisi duduk pas dan nyaman
2. Atur posisi kaca spion agar pandangan ke belakang bisa bisa menjangkau areaa yang lebih luas dan tepat
3. Selalu konsentrasi dan fokus pada kondisi jalan
4. Bereristirahat untuk setiap perjalanan 2 - 4 jam atau tergantung pada tingkat kelelahan
5. Jaga jarak yang aman dengan kendaran di depan
6. Atur nkecepatan sesuai kondisi jalan, misalnya ramai, jalan rusak/berkelok/menurun/licin/basah
7. Nyalakan lampu besar saat hujan/berkabut walaupun pagi/siang hari8. Menyalip hanya pada situasi yang aman dan diperlukan
Saat Menghadapi Situasi Darurat :
1. Jika kendaran mengalami masalah dan mengharuskan berhenti, segera menepi pada bahu jalan yang aman dan menyelakan Lampu Hazard
2. Turunkan semua penumpang dan menunggu pada lokasi yang aman (jangan menunggu disamping/belakang/depan kendaran)
3. Pasang segitiga pengaman jika diperlukan
4. Jika diperlukan, hubungi bengkel resmi terdekat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar